Sudah Terdaftar sebagai PSE? Sudahkah Sistem Anda Diaudit Keamanannya?
Keamanan PSE

Sudah Terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik?
Sudahkah Sistem Anda Diaudit Keamanannya?

Mengapa audit keamanan dan penetration testing penting bagi Penyelenggara Sistem Elektronik di Indonesia.

API
Cloud
Network
Application
Data
PSE
Penyelenggaraan Sistem Elektronik
Security Testing
Identifikasi & Validasi Kerentanan
Compliance
Security & Regulatory Readiness
Risk Reduction
Finding hingga Retest
01 — The Security Question

Terdaftar sebagai PSE Bukan Berarti Sistem Kebal Serangan

Registrasi PSE merupakan bagian dari tata kelola penyelenggaraan sistem elektronik. Namun, status terdaftar tidak otomatis berarti aplikasi, API, infrastruktur, atau perangkat yang terhubung telah bebas dari kerentanan.

Security needs to be tested, not simply assumed.
01PSE Registration
02Security Controls
03Security Testing
04Continuous Improvement
02 — Threat Landscape

Ketika Permukaan Serangan Terus Meluas

Sistem yang terhubung ke internet berada dalam lingkungan ancaman yang aktif. Data berikut digunakan sebagai konteks dari deck audit keamanan siber yang menjadi referensi artikel.

0
Miliar anomali trafik jaringan
Data BSSN yang dicantumkan dalam deck, Semester I 2024.
0
Aktivitas reconnaissance / hari
Angka pemindaian celah yang dicantumkan dalam deck referensi.
Rp2,6T
Kerugian dana penipuan
Data OJK/IASC hingga 23 Mei 2025.
03 — Regulatory Context

Keamanan PSE Bukan Sekadar Best Practice

Regulasi Indonesia menempatkan keamanan informasi dan pengujian sistem sebagai bagian penting dalam penyelenggaraan sistem elektronik.

PP No. 71 Tahun 2019

Uji Kelaikan Sistem Elektronik

PSE memiliki kewajiban melakukan Uji Kelaikan Sistem Elektronik. Pelaksanaannya dapat mencakup seluruh atau sebagian komponen sesuai karakteristik dan kebutuhan perlindungan sistem.

Komdigi — PSE

Keamanan Informasi & Pelindungan Data

Informasi persyaratan PSE Lingkup Privat mencantumkan kewajiban memastikan keamanan informasi, pelindungan Data Pribadi, dan uji kelaikan Sistem Elektronik sesuai ketentuan.

Catatan regulasi: kebutuhan dan bentuk pengujian dapat berbeda berdasarkan jenis PSE, sektor, karakteristik sistem, tingkat risiko, dan ketentuan yang berlaku. Jangan menyamakan uji kelaikan dengan penetration testing secara otomatis.
04 — Security Testing

Audit Keamanan, Vulnerability Assessment, atau Penetration Testing?

Ketiganya memiliki fokus berbeda dan dapat saling melengkapi dalam membangun security posture organisasi.

Governance & Controls

Audit Keamanan

Menilai tata kelola, kontrol, kebijakan, proses, dan penerapan keamanan terhadap standar atau persyaratan tertentu.

Finding Vulnerabilities

Vulnerability Assessment

Berfokus pada identifikasi dan penilaian kerentanan, misconfiguration, komponen usang, serta kelemahan lain pada aset.

05 — Why Pentest

Mengapa PSE Perlu Melakukan Penetration Testing?

01

Find Before Attack

Menemukan celah sebelum dimanfaatkan attacker.

02

Validate Security

Menguji efektivitas kontrol keamanan melalui simulasi serangan.

03

Protect Data

Mengidentifikasi risiko yang dapat berdampak terhadap data dan akses pengguna.

04

Reduce Business Risk

Mengubah vulnerability menjadi actionable remediation.

06 — PSE Attack Surface

Satu Sistem. Banyak Attack Surface.

Dalam ekosistem digital modern, risiko tidak hanya berada pada website. Integrasi antar-device, API, cloud, aplikasi, dan infrastructure menciptakan permukaan serangan yang lebih luas.

IoT Device
Gateway
Network
API
Cloud
Application
Dashboard

Untuk lingkungan IoT, pengujian perlu mempertimbangkan hubungan antar-komponen sesuai scope dan arsitektur sistem.

07 — Testing Scope

Apa Saja yang Dapat Diuji pada Sistem PSE?

Lingkup pengujian sebaiknya disesuaikan dengan arsitektur, aset, proses bisnis, dan risk profile organisasi.

Web Application
Mobile Application
API
Network Infrastructure
Cloud Environment
Authentication
Authorization
Business Logic
IoT Environment
08 — Remediation

Dari Finding Menjadi Risk Reduction

Pentest tidak seharusnya berhenti pada laporan. Nilai sebenarnya muncul ketika temuan diterjemahkan menjadi tindakan perbaikan dan divalidasi kembali.

01 IdentifyMenemukan vulnerability.
02 ValidateMemastikan finding valid.
03 PrioritizeMenentukan tingkat risiko.
04 RemediateMelakukan perbaikan.
05 RetestMemvalidasi remediation.
09 — Timing

Kapan PSE Perlu Melakukan Penetration Testing?

Before Go-Live

Sebelum sistem digunakan secara luas untuk menemukan vulnerability lebih awal.

Major Changes

Setelah perubahan besar pada aplikasi, API, cloud, authentication, atau infrastructure.

After Remediation

Untuk memastikan vulnerability yang ditemukan sebelumnya telah diperbaiki secara efektif.

Periodically

Berdasarkan risk profile, exposure, perubahan sistem, dan kebutuhan regulasi.

10 — Readiness

Seberapa Siap Sistem PSE Anda?

Gunakan checklist berikut sebagai pemeriksaan awal security readiness. Checklist ini bukan pengganti security assessment formal.

Security readiness
Progress checklist Anda
0/9
11 — FAQ

Pertanyaan Seputar Penetration Testing untuk PSE

Kewajiban PSE mencakup memastikan keamanan informasi dan melakukan uji kelaikan Sistem Elektronik sesuai ketentuan yang berlaku. Kewajiban penetration testing secara spesifik dapat bergantung pada sektor dan regulasi yang berlaku.

Penetration testing merupakan metode pengujian keamanan yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan memvalidasi kerentanan sistem melalui simulasi serangan terkontrol.

Vulnerability assessment berfokus pada identifikasi kerentanan, sedangkan penetration testing memvalidasi apakah kerentanan dapat dieksploitasi dan apa dampaknya.

Tidak. Pengujian dapat mencakup web application, mobile application, API, network infrastructure, cloud environment, dan komponen tertentu dalam ekosistem IoT sesuai scope.

Tidak ada satu frekuensi universal untuk seluruh PSE. Frekuensi perlu disesuaikan dengan regulasi sektoral, tingkat risiko, perubahan sistem, dan kebutuhan organisasi.

Jika komponen tersebut merupakan bagian dari sistem dan termasuk dalam scope pengujian, API dan mobile application dapat diuji untuk mengidentifikasi kelemahan authentication, authorization, input validation, business logic, dan area keamanan lain yang relevan.

Temuan dianalisis dan diprioritaskan, kemudian diperbaiki. Setelah remediation, retesting dilakukan untuk memastikan perbaikannya efektif.

Security Assessment

Sudahkah Sistem PSE Anda Benar-Benar Diuji?

Identifikasi vulnerability sebelum menjadi risiko. Evaluasi keamanan aplikasi, API, infrastructure, dan ekosistem digital Anda melalui security testing yang terstruktur.

Konsultasikan Penetration Testing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *